Taruhan Bola Pique Puji Strategi Gerardo Martino

Update Terakhir: July 13, 2015

Taruhan Bola – Meski dapat dihitung dengan jari masa kerja Gerardo Martino di Barcelona, pemain belakang Gerard Pique memuji keahlian sang pelatih. Strategi yang sejak dulu digunakan oleh klub Catalan dengan metode Tiki-Taka siap ditinggalkan dengan kondisi tertentu. Tidak dapat dipungkiri bila pelatih berkebangsaan Argentina, Gerardo Martino, menyukai permainan cepat ala Barcelona sebelumnya, mengingat strategi tiki-taka dikenal ampuh untuk membongkar pertahanan lawan namun Gerard Pique berpendapat lain soal hal tersebut.

Mantan bek Manchester United itu menganggap strategi permainan Barcelona mudah ditebak pada era kepemimpinan Pep Guardiola dan Tito Vilanova, dan ia menegaskan kehadiran pelatih asing dengan taktik berbeda membuat mereka memilikii banyak pilihan dari segi taktik. Bek berpostur tinggi itu merasakan kurangnya alternatif penguasaan bola berdasarkan gaya permainan Blaugrana dalam kurun beberapa tahun terakhir dan menganggap kedatangan mantan pelatih tim nasional Paraguay itu bisa membantu untuk menghidupkan kembali pemain dan memberikan Barcelona rencana cadangan. “Dalam beberapa tahun terakhir kami selalu ditangani oleh pelatih yang berasal dari klub ini, pertama Pep Guardiola dan kedua Tito Vilanova,” ungkap pemain yang dibesarkan oleh akademi La Masia tersebut.

“Kami terkadang cenderung menggunakan gaya permainan dengan penguasaan bola sepenuhnya dan kami seperti budak dengan filosofi yang kami ciptakan sendiri,” lanjut pemain berusia 26 tahun. “Namun masa-masa itu telah berakhir secara perlahan. Kehadiran Gerardo ‘Tata’ Martino memberikan angin segar bagi kami. Filosofi permainan tetap sama, namun kini kami memiliki rencana cadangan dan menurut pendapat saya, ini merupakan sebuah langkah positif. “Apabila anda mengalami tekanan, maka tidak ada salahnya menggunakan strategi lain yaitu mengandalkan umpan panjang langsung ke pertahanan lawan sekali-sekali. Ini dapat merubah keadaan dalam sebuah pertandingan. “Salah satu poin utama lainnya adalah memberikan ruang untuk beristirahat dan menghimpun tenaga yang terkuras selama 90 menit. Karena bila tidak memiliki rencana cadangan, di masa mendatang permainan kami tidak akan menarik lagi, karena tim anda akan mudah ditebak gaya permainannya dan mudah dipatahkan.”

Gaya permainan tiki-taka sudah diberlakukan oleh Barcelona sejak lama, namun kian dimatangkan Pep Guardiola sejak menangani klub tersebut selepas ahli strategi Belanda, Frank Rijkaard. Permainan cepat dan umpan satu-dua dengan mengandalkan kegesitan dari para pemain, membuat Barcelona saat itu tidak tergoyahkan. Bahkan sesekali tim lawan mencoba untuk mengikuti gaya permainan tiki-taka mereka langsung tak berdaya dibuat oleh anak-anak Catalan. Oleh karena itu sejumlah taktik negative football menjadi sajian jitu untuk mematahkannya, namun cenderung permainan menjadi berat sebelah.

Hal ini ditunjukkan oleh pelatih Jose Mourinho ketika masih menangani Real Madrid, di mana setidaknya Los Galacticos selalu menumpuk pemain di kotak pertahanan, kemudian mengandalkan serangan balik dari sisi sayap kiri dan kanan. Kehadiran Martino yang menggantikan peran Tito Vilanova setidaknya mulai terlihat positif dengan segala macam strategi permainan yang disuguhkan oleh Lionel Messi dan rekan-rekannya semakin berani melakukan tusukan dengan umpan panjang. Taruhan Bola