Pertandingan Emosional Untuk Rodgers di Anfield

Update Terakhir: April 1, 2015

Pertandingan Emosional Untuk Rodgers di Anfield

Pertandingan melawan tim yang berada level permainan di bawah seperti Oldham semalam terasa spesial bagi sang manajer asal Irlandia Utara Brendan Rodgers sekaligus menguras emosi dirinya. Tak hanya membawa timnya lolos ke babak keempat Piala FA, Rodgers juga berkesempatan untuk melawan anak kandungnya yang membela tim tamu. Jauh hari sebelum pertandingan babak ketiga Piala FA di Anfield, Minggu (5/1/2014) malam, Brendan tentu tahu bahwa ia harus menghadapi anaknya yang bernama Anton dan saat ini adalah pemain Oldham. Anton sempat merasakan sentuhan dari ayahnya sebagai pelatih di tim junior Chelsea ketika memasuki akademi klub London Utara itu tahun 2006 hingga 2011 sebelum memasuki karier sepakbola profesional untuk Brighton & Hove Albion pada 7 Januari dua tahun silam.

Sempat dipinjamkan ke Exeter City yang merupakan tim kasta bawah, karier Anton dimulai lagi bersama Oldham musim panas lalu saat dikontrak dengan durasi satu tahun. Praktis nama Anton tenggelam dibanding ayahnya yang melatih salah satu klub besar di Inggris. Maka ketika pertandingan melawan Oldham berlangsung, publik menunggu duel ayah dengan anak meski mereka baru bisa menyaksikannya ketika pertandingan tersisa tujuh menit sebelum pertandingan berakhir. Anton saat itu masuk sebagai pemain pengganti menggantikan rekannya, sayangnya saat itu Oldham sudah tertinggal dua gol dan harus tersingkir dari ajang tersebut. Namun Anton akan mengingat pertandingan melawan Liverpool sebagai salah satu momen spesial dalam hidupnya bermain sebagai pemain sepakbola sekaligus mungkin sang ayah, karena publik Anfield melakukan standing ovation ketika pesepakbola 20 tahun itu memasuki lapangan Anfield pertama kali.

Tak bisa dihindari sambutan meriah dari fans Liverpool membuat Brendan merasa tersanjung sekaligus bangga bisa melihat anaknya bermain di depan matanya. “benar-benar sangat baik dan impresif, saya melihat kehidupan Anton dari saat menjadi pemain pesepakbola muda dan saya sedikit tak percaya melihatnya bermain di tim seperti Oldham.” “Dia merupakan seorang anak yang luar biasa dan sebagai ibu dan ayah, kami sangat bangga mempunyai anak seperti dia. Dia punya karier sepakbola yang bagus dan Oldham adalah klub yang sangat baik untuk karier sepakbolanya mendatang. Mereka bisa menjaganya para pemainnya dengan sangat baik. Mereka dilatih oleh manajer yang masih berusia muda tapi sudah luar biasa dalam melatih, sehingga mereka akan tampil sangat baik dan dia mendapatkan tim muda dengan semangat yang juga baik.”

“Saya sudah berkali-kali melihat permainannya dan jelas Anton ambil bagian di tim. Momen yang hebat di kariernya dan sebagai ayah, terasa lebih spesial lagi bisa melihatnya mendapat sambutan meriah juga dari suporter yang hadir.”