Jens Keller Tetap Tangani Schalke

Update Terakhir: April 1, 2015

Jens Keller Tetap Tangani Schalke

Meski berada dalam tekanan yang cukup berat tidak membuat Jens Keller kehilangan jabatannya. Pelatih Schalke 04 itu memperoleh jaminan untuk tetap berada pada posisinya dengan Royal Blues hingga memasuki persaingan 2014 mendatang, walau meraih hasil yang kurang baik dalam beberapa laga terakhir di kompetisi domestik. “Segala topik pembicaraan yang sudah kami diskusikan secara periodik dan membuka semua analisa dengan jelas, maka kami siap untuk melakukan perbaikan dan mengembangkan kelemahan dan segala kesalahan yang dilakukan pada 2013,” bunyi pernyataan klub. “Keseluruhannya, termasuk pelatih Jens Keller beserta staf kepelatihan, akan terus melanjutkan pekerjaannya dan persiapannya lebihg baik lagi memasuki persaingan di paruh kedua musim ini, yang akan bergulir pada 3 Januari mendatang.” Ahli strategi berusia 43 tahun, Keller, harus menyaksikan tim asuhannya melalui televisi di kediamannya, saat bermain imbang tanpa gol melawan Nuremberg pada laga Bundesliga terakhir di tahun ini, setelah terserang virus.

Hasil tersebut sekaligus membuat Schalke keluar dari lima besar dan bertengger di urutan ketujuh – dan terpaut 16 angka dari peringkat teratas Bayern Muenchen – setelah mengantongi lima kekalahan di kompetisi Bundesliga pada paruh pertama lalu. Walaupun mengantongi hasil buruk tersebut, Keller mendapatkan penangguhan pemecatan dari dewan penasihat klub, dan hanya kemenangan saja yang akan merubah masa depannya pada musim dingin nanti, yang akan digelar pada Sabtu depan. Kendati mereka telah tersingkir dari percaturan Piala Jerman, Schalke mampu meloloskan diri ke babak knockout Liga Champons musim ini, di mana mereka akan menghadapi tim raksasa La Liga, Real Madrid, yang berambisi untuk meraih gelar La Decima (kesepuluh) di kompetisi tersebut.

Mengambil alih pada Desember 2012, pelatih berusia 43 tahun, Jens Keller, sepertinya mulai kehilangan irama dan bidikan utama sejak pra-musim lalu, yaitu bersaing untuk memperebutkan trofi Bundesliga di musim ini. “Secara keseluruhan hingga akhir tahun ini, penampilan kami naik-turun,” ungkap direktur klub Horst Heldt kepada media di Jerman. “Ada kalanya situasi ini membuat kami sedikit tertekan dan jauh dari tingkat kebahagiaan.” Namun sementara kontrak Keller, yang akan berakhir pada 2015, setidaknya bisa sedikit bernapas, dan sama sekali tidak menyamai penampilan Mirko Slomka, yang didepak dari Hanover pada akhir tahun ini.

 Hanover terdampar di peringkat 13, dan sudah ketinggalan 10 angka dari target utama menempati posisi enam untuk memperoleh satu tiket di kompetisi Eropa pada musim depan, setelah memetik kekalahan dalam delapan pertandingan secara beruntun pada akhir pekan lalu. Slomka, pelatih berusia 46 tahun, sebelumnya tidak mengetahui apa yang akan terjadi pada tahun 2014, dan tiba-tiba pembicaraan dengan pihak klub membuatnya harus kehilangan jabatan dalam waktu singkat. Meski sudah membesut klub tersebut sejak Januari 2010, posisi Slomka penuh dengan tekanan dan hal itu disebabkan oleh pencapaian buruk tim asuhannya, termasuk kekalahan 2-1 dari tim yang juga sedang menurun performanya, Freiburg dengan skor 2-1, sehingga membuat mereka hanya mampu mengoleksi satu kemenangan dari 10 laga terakhir. “Natal tahun ini membuat kami mengeluarkan keputusan yang tidak mudah,” ungkap direktur klub Hanover, Dirf Dufner. “Kami akan melanjutkan proses pembicaraan mengenai calon penggantinya dalam beberapa hari ke depan.”