Bayern Munchen Ke Final Piala Dunia Antar Klub

Update Terakhir: April 1, 2015

Bayern Munchen Ke Final Piala Dunia Antar Klub

Klub asal Jerman Bayern Munich tidak hanya berhasil lolos ke partai final Piala Dunia Antar klub, tapi mereka juga tidak memberikan sedikit pun ruang untuk mengembangkan permainan dari klub asal China Guangzhou Evergrande. Penampilan yang ditunjukkan para pemainnya di babak semifinal telah membuat sang pelatih berkebangsaan Spanyol Pep Gurdiola merasa puas. Berstatus sebagai juara Liga Champions Eropa musim 2012/2013, Bayern harus mampu menunjukkan kepada klub yang menjadi juara Asia itu bahwa level permainan yang dimiliki Die Roten jauh di atas Guangzhou Evergrande yang menjadi juara Liga Champions Asia. Bermain pada pertandingan babak semifinal di Stade Adrar, Agadir, Rabu (18/12/2013)  dinihari WIB, telah membuktikan prediksi banyak orang yang ditujukan untuk pertandingan ini bahwa klub asal Jerman tersebut akan bermain dengan penampilan yang baik dan melaju ke partai final dengan mudah.

Sejak peluit awal dibunyikan oleh sang pengadil pertandingan, Bayern langsung melakukan serangan ke gawang Guanghou yang dikawal eks kiper Persebaya Surabaya yang merupakan klub asal Indonesia, Zheng Chen, dengan membuat beberapa peluang yang dihasilkan dari Franck Ribery, Mario Mandzukic, Mario Goetze, Thiago Alcantara, dan Toni Kross. Tapi jika bukan karena mistar gawang dan kecekatan yang ditunjukan Zeng, bukan tidak mungkin peluang-peluang yang dimiliki akan menjadi sebuah gol sehingga Bayern akan meraih kemenangan dengan skor di atas 3-0. Namun pada kenyataannya Bayern hanya mampu mencetak tiga gol dari 27 kali tembakan melalui gol yang dicetak Ribery, Mandzukic, dan Goetze.

Statistik Soccernet mencatat Die Roten mampu menguasai 74 persen pengusaan bola dibanding pengusaan bola yang dimiliki Guanghou selama pertandingan berlangsung, dan berhasil menembakan 27 percobaan tembakan yang sembilan diantaranya mengarah ke arah gawang. Sementara Guangzhou hanya satu kali melepaskan percobaan tembakan dengan tembakan yang tidak begitu merepotkan untuk Manuel Neuer. Pertandingan ini pun berhasil dikuasai oleh Bayern terlihat dari Statistik yang cukup mencolok untuk The Bavarians. “Kami menguasai bola dengan sangat baik itu terlihat dari hasil statistik pertandingan dan kami tidak memberikan kesempatan dan ruang kepada Guangzhou untuk melepaskan tembakan ke arah gawang dan juga melakukan serangan balik sampai ke lini pertahanan kami,” ujar Pep seperti dilansir Reuters.

“Anda harus selalu mampu bermain baik selama pertandinga, serius dalam menjalani setiap laga, dan fokus dalam setiap pertandingan di kompetisi manapun,” sambung pelatih yang mempunyai ciri khas berkepala plontos. “Saya mengucapkan ‘Selamat’ untuk tim saya yang sudah berjuang dalam pertandingan ini dan berhasil lolos ke partai final. Tapi, memang tak mudah melakukannya apalagi Guangzhou memiliki sosok pelatih terbaik di dunia seperti Marcelo Lippi.”