4 Alasan Mengapa Ronaldo Layak Mendapat Ballon d’Or

Update Terakhir: April 1, 2015

4 Alasan Mengapa Ronaldo Layak Mendapat Ballon d’Or

Ajang penentuan pemain terbaik musim ini atau yang biasa disebut Ballon d’Or menghasilkan berbagai spekulasi siapa gerangan dari jajaran kandidat yang layak membawa pulang penghargaan bergengsi tersebut. Dari 32 kandidat pemain yang dikumpulkan FIFA, sebenarnya peluang paling besar adalah milik tiga pemain papan atas di kancah sepak bola dunia. Lionel Messi dari Barcelona dan Timnas Argentina, lalu ada striker Bayern Munich Frank Ribery, dan tak ketinggalan superstar Portugal serta bomber Real Madrid, Christiano Ronaldo. Publik boleh saja menilai bahwa Ribery layak mendapat Ballon d’Or keduanya usai membawa Bayern Munich meraih penghargaan treble, begitupun pendukung Messi yang mengklaim bahwa musim ini adalah giliran La Purla mendapat Ballon d’Or kelimanya. Namun, Cristiano Ronaldo sebenarnya memiliki nilai lebih yang tak dipunyai oleh dua rivalnya. Apa itu?

1. Masa Terbaik Ronaldo

Musim in, Ronaldo sedang berada dalam keadaan terbaiknya. Tak kurang dari 24 gol dari 18 pertandingan berhasil dikumpulkan oleh pemain berjuluk CR7 ini. Catatan tersebut adalah salah satu yang paling gemilang untuk pemain Eropa saat ini. Dan tak ketinggalan catatan 56 gol dalam satu tahun ini telah dilesakkan Ronaldo dari berbagai kompetisi, baik dikancah klub ataupun kala berlaga bersama Timnas Portugal.

2. Messi sedang cedera

Salah satu nilai plus untuk Ronaldo adalah lawannya, Lionel Messi tak begitu banyak berlaga untuk Barcelona tahun ini. Cedera harmstring kambuhan yang menimpa Messi menjadikan Ronaldo unggul di penilain performa sebagai penerima Ballon d’Or.

3. Ribery bukan yang terbaik di Munich

Selama ini publik berpikir bahwa poros kesuksesan Bayern Munich adalah Frank Ribery. Terutama ketika bersama Ribery lah Munich menerima gelar Treble, dan tak ketinggalan menjadi kampiun Liga Champions 2012 usai menggulung Borussia Dortmund di babak final. Namun, bila ditilik lagi, statistik Frank Ribery masih ketinggalan dibanding dari bomber Munich, Arjen Robben. Dari prestasi gol, keduanya sama-sama mencetak 16 gol. Hanya saja Riberry unggul dengan jumlah assist 29 sedangkan Robben hanya 16 kali memberi assist. Tapi tunggu dulu. Riberry memainkan  laga lebih banyak dibanding Robben. Sehingga gol rata-rata yang dicetak adalah satu gol per 164 menit untuk Riberry, dan 261 menit per satu gol bagi Robben. Terlihat jelas bukan perbedaannya? Dan bila berbicara mengenai kesuksesan Bayern Munich, agak kurang adil bila hanya berfokus pada apa yang dilakukan Frank Ribery untuk klub itu dan menepikan andil yang dilakukan oleh punggawa lain seperti misalnya Philipp Lahm, Mario Gomez, Bastian Schweinsteiger, dan tak ketinggalan Mario Mandzukic.

4. Head to Head  ketiganya

2013 lalu, Messi melesakkan 45 gol dari 47 pertandingan. Musim ini sementara, Messi menjebol gawang lawan sebanyak 14 kali. Frank Ribbery mengurung bola dalam jaring gawang lawan sebanyak 20 gol dan melakoni 47 laga. Musim 2013/14 ini, Ribery telah belaga di 19 pertandingan dan membuahkan 10 gol. Sedangkan Ronaldo, ia melakoni 62 laga dan melesakkan 56 gol untuk Madrid dan 6 gol persembahan bagi negaranya, Portugal. Bagaimana?